Jangan Abaikan! Gejala Serangan Jantung dan Langkah Pertolongan Pertama

Jangan Abaikan! Gejala Serangan Jantung dan Langkah Pertolongan Pertama

Apa Itu Serangan Jantung?

Serangan jantung (infark miokard) terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terhenti secara mendadak, biasanya karena adanya sumbatan pada pembuluh darah koroner. Kondisi ini merupakan kegawatdaruratan medis yang bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Menurut data WHO, penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia, termasuk di Indonesia.


Gejala yang Perlu Diwaspadai

Tidak semua serangan jantung datang dengan tanda yang jelas. Beberapa gejala umum antara lain:

  • Nyeri atau rasa tertekan di dada, yang bisa menjalar ke lengan, leher, rahang, atau punggung.
  • Sesak napas.
  • Keringat dingin.
  • Mual atau muntah.
  • Badan terasa lemas mendadak.

Pada pasien usia lanjut atau penderita diabetes, serangan jantung bahkan bisa muncul dengan gejala tidak khas, misalnya nyeri perut atau rasa lelah berlebihan.


Pertolongan Pertama yang Bisa Menyelamatkan Nyawa

Setiap detik sangat berharga saat seseorang terkena serangan jantung. Berikut langkah pertolongan awal yang dapat dilakukan sebelum tenaga medis tiba:

  1. Segera hubungi layanan darurat (ambulans/119).
  2. Bantu penderita duduk dengan posisi setengah duduk untuk memudahkan pernapasan.
  3. Longgarkan pakaian agar pasien lebih nyaman bernapas.
  4. Jika penderita tidak sadar dan tidak bernapas, segera lakukan Resusitasi Jantung Paru (CPR) dengan menekan dada secara kuat dan cepat (100?120 kali per menit).
  5. Jika tersedia dan terlatih, gunakan AED (Automated External Defibrillator).

Penelitian menunjukkan bahwa edukasi CPR kepada masyarakat mampu meningkatkan angka keberhasilan pertolongan pada serangan jantung.


Pencegahan Serangan Jantung

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah sederhana untuk menjaga kesehatan jantung antara lain:

  • Mengonsumsi makanan sehat (perbanyak sayur, buah, kurangi garam dan lemak jenuh).
  • Berhenti merokok.
  • Rutin berolahraga.
  • Mengendalikan tekanan darah, kolesterol, dan gula darah.
  • Mengurangi stres.


Serangan jantung bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. Mengenali gejala sejak dini, melakukan pertolongan pertama, serta menjaga pola hidup sehat adalah kunci utama untuk menekan angka kematian akibat serangan jantung. Jangan ragu untuk segera mencari pertolongan medis jika Anda atau orang di sekitar menunjukkan gejala serangan jantung.


Daftar Pustaka

  1. Asmarani, A., Widya Iswara, R. A. F., Mujahid, E. H., Wicaksono, S., & Nasiu, F. (2025). Mengenali Serangan Jantung dan Tindakan Pertolongan Pertama yang Menyelamatkan Nyawa. Meambo, 4(1), 136?142.
  2. Raharjo, A., & Aini, F. (2019). Remaja Mengenali Serangan Jantung Koroner. Indonesian Journal of Community Empowerment, 115?122. Universitas Ngudi Waluyo
  3. Putra, A. A. S. M. M., Wedayani, A. A. A. N., Amalia, E., Yuliyani, E. A., Putri, N. A., Sudharmawan, A. A. K., & Makbul, I. N. (2023). Edukasi Penangan Awal Pada Serangan Jantung. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(4), 1023?1026.



Jadwal Praktik Dokter Spesialis Jantung disini